United Airlines menjadi berita utama karena penawaran anggur premiumnya di kelas bisnis Polaris, yang saat ini menyajikan The Mascot Cabernet Sauvignon 2019, yang dijual dengan harga lebih dari $200 per botol pada rute tertentu. Langkah ini menempatkan maskapai penerbangan Amerika ini dalam persaingan langsung dengan maskapai penerbangan seperti Emirates, yang terkenal dengan pilihan anggur kelas satu yang mewah.

Pergeseran Layanan Premium Maskapai Penerbangan AS

Selama beberapa tahun terakhir, maskapai penerbangan AS semakin fokus pada peningkatan produk lunak kelas bisnis mereka untuk menarik wisatawan premium. Hal ini mencakup kemitraan dengan merek sampanye kelas atas—Amerika dengan Bollinger, Delta dengan Taittinger, dan United dengan Laurent-Perrier—tetapi United tampaknya melangkah lebih jauh dengan berinvestasi secara signifikan dalam pemilihan anggurnya.

Anggur $200: Standar Baru?

Maskot Cabernet Sauvignon 2019 saat ini tersedia di rute seperti Washington (IAD) ke Tokyo (HND). Maskapai ini mempublikasikan menu dan daftar minumannya di halaman status penerbangan pada aplikasi, sehingga penumpang dapat melihat pratinjau pengalaman dalam penerbangan mereka. Harga eceran anggur melebihi $180, dan dengan pajak, dengan mudah mencapai $200 per botol.

Ini merupakan peningkatan penting dalam kualitas wine untuk kelas bisnis AS, yang biasanya menawarkan pilihan yang lebih murah. Meskipun maskapai penerbangan menegosiasikan diskon dalam jumlah besar, bahkan dengan potongan harga, menyajikan anggur kaliber ini merupakan investasi yang besar.

Program Anggur United vs. Pesaing

Bukti berdasarkan pengalaman menunjukkan bahwa program anggur United kini melampaui program anggur Amerika dan Delta, meskipun Delta mengklaim layanannya premium. Langkah ini menempatkan United semakin dekat dengan standar yang ditetapkan oleh kelas satu Emirates, yang secara luas dianggap sebagai yang terdepan di industri dalam hal kemewahan di dalam pesawat.

Kontras dengan Kualitas Katering

Meskipun ada peningkatan kualitas anggur, katering kelas bisnis Polaris United masih merupakan titik lemah. Meskipun maskapai penerbangan ini telah mengindikasikan perbaikan di masa depan, kualitasnya tidak sejalan dengan investasi pada anggur. Hal ini menciptakan ketidakseimbangan nyata dalam keseluruhan pengalaman premium.

Fokus pada anggur sementara katering tertinggal menimbulkan pertanyaan tentang prioritas strategis. Apakah United bertaruh bahwa pemilihan anggur akan mengalahkan kekhawatiran katering, atau apakah ini merupakan langkah yang disengaja menuju pengalaman yang lebih berkelas dan berpusat pada alkohol?

Kesimpulan

United Airlines menetapkan standar baru untuk anggur di kelas bisnis dengan menyajikan Cabernet Sauvignon seharga $200 per botol pada penerbangan tertentu. Langkah ini memposisikan maskapai ini sebagai pemimpin dalam pengalaman penerbangan premium, namun kontras dengan kualitas kateringnya menunjukkan bahwa investasi lebih lanjut diperlukan untuk menciptakan penawaran kemewahan yang benar-benar seimbang.