Spirit Airlines kini menawarkan kartu perdagangan yang dapat dikoleksi kepada penumpang yang memintanya kepada pilot saat naik atau turun pesawat. Kartu baru maskapai ini menampilkan enam model pesawat berbeda dari armadanya—Airbus A319, A320, A321, A320neo, dan A321neo—yang disponsori oleh Airbus.

Tren Kartu Perdagangan dalam Penerbangan

Langkah ini menjadikan Spirit maskapai penerbangan terbaru yang bergabung dengan tren yang sedang berkembang dalam menawarkan kartu perdagangan yang dapat dikoleksi. Program serupa telah ada di Delta dan Southwest selama bertahun-tahun, meskipun sebelumnya sebagian besar program tersebut tidak resmi. Kartu tersebut tidak untuk dijual dan hanya dapat diperoleh dengan terbang menggunakan Spirit dan memintanya dari pilot. Kelangkaan ini diperkirakan akan meningkatkan penjualan pasar sekunder di platform seperti eBay.

Pergeseran Strategi Spirit

Keputusan Spirit untuk berpartisipasi dalam program ini patut dicatat mengingat kesulitan keuangan yang sedang dialami maskapai ini. Maskapai ini saat ini mengalami kebangkrutan kedua dalam dua tahun dan baru-baru ini menghadapi spekulasi kebangkrutan. Kartu perdagangan tersebut tampaknya merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk mengubah citra dan meningkatkan citra publiknya, menjauh dari model yang sangat berbiaya rendah dan tanpa embel-embel.

Mengapa Ini Penting

Industri penerbangan sangat kompetitif, dan branding memainkan peran penting dalam menarik penumpang. Dengan memperkenalkan elemen yang menyenangkan dan dapat dikoleksi, Spirit bertujuan untuk menarik khalayak yang lebih luas dan meningkatkan loyalitas merek. Waktunya sangat strategis, karena maskapai ini berupaya menstabilkan keuangannya dan bersaing secara lebih efektif dengan maskapai besar lainnya. Langkah ini menandakan upaya yang lebih luas untuk menawarkan pengalaman layanan yang lebih berjenjang dibandingkan hanya mengandalkan tarif rendah.

Kartu perdagangan adalah cara yang tidak biasa namun berpotensi efektif bagi Spirit untuk meningkatkan citranya dan berinteraksi dengan pelanggan. Keberhasilan program ini akan bergantung pada minat penumpang dan kemampuan maskapai penerbangan untuk mempertahankan pasokan kartu yang konsisten kepada pilot. Untuk saat ini, kartu-kartu tersebut berfungsi sebagai tanda lain dari upaya Spirit untuk menemukan kembali mereknya dan tetap bertahan di pasar yang penuh tantangan.