Lufthansa bersiap untuk mengubah layanan makanan kelas satu secara signifikan mulai 29 Maret 2026, sebagai bagian dari inisiatif yang lebih luas yang dikenal secara internal sebagai “Project FOX” (Future Onboard Experience). Perombakan ini lebih dari sekadar peningkatan kabin – seperti proyek Allegris yang terkenal – dan bertujuan untuk meningkatkan produk lunak maskapai ini di seluruh kabin, sehingga memposisikan Lufthansa sebagai pemimpin dalam perjalanan udara Eropa.
Project FOX: Peningkatan Komprehensif
Maskapai ini melaksanakan Proyek FOX secara bertahap, dimulai dengan penumpang kelas satu. Peluncuran ini kemudian akan diperluas ke kabin lain pada bulan Mei. Meskipun Lufthansa belum memberikan rincian yang luas, petunjuk yang muncul menunjukkan adanya transformasi substansial dalam pengalaman di dalam pesawat, termasuk perlengkapan fasilitas baru dan restrukturisasi menyeluruh dalam format makan dalam penerbangan.
Perubahan Terperinci pada Katering Kelas Satu
Pembaruan menu terkini – sudah tersedia di situs web Lufthansa – mengonfirmasi perubahan tersebut. Layanan makanan akan berevolusi dari struktur saat ini ke pendekatan multi-menu yang lebih baik:
- Trilogi Amuse-bouche: Mengganti single amuse-bouche dengan tiga pilihan.
- Peningkatan Layanan Kaviar: Kaviar akan disajikan dengan blini, dan kemungkinan sendok mutiara.
- Kursus Menengah: Pengenalan dua hidangan terpisah – sup dan salad – alih-alih menggabungkannya dengan makanan pembuka.
- Hidangan Khas Lufthansa: Hidangan yang direkomendasikan akan disorot di antara empat pilihan hidangan utama.
- Kursus Keju Khusus: Memisahkan keju dari hidangan penutup, memperluas pilihan hidangan penutup menjadi tiga, bukan dua.
- Layanan Pra-Pendaratan yang Diperluas: Menu yang lebih beragam dengan pilihan dingin, ringan, dan hangat terpisah, ditambah makanan penutup tambahan.
Mengapa hal ini penting: Lufthansa yakin bahwa pengalaman yang lebih mewah akan sesuai dengan harga yang ditawarkan di pasar yang semakin kompetitif. Maskapai penerbangan kini menggunakan produk lunak (seperti makanan, fasilitas, dan layanan) agar menonjol.
Di Luar Menu
Meskipun perubahan menu telah dikonfirmasi, dampak penyajian dan pemilihan hidangan masih belum diketahui. Kemungkinan besar Lufthansa juga menyempurnakan gaya dan kualitas hidangan yang disajikan, bukan hanya pesanannya. Maskapai ini belum merilis secara spesifik mengenai elemen-elemen ini, namun rincian lebih lanjut diharapkan segera hadir.
Tujuannya jelas: Lufthansa ingin menjadi maskapai penerbangan terkemuka di Eropa. Peluncuran Project FOX di kelas satu adalah langkah pertama dalam mencapai tujuan tersebut.


























