Etihad Airways telah mengumumkan ekspansi paling signifikannya ke pasar Tiongkok selama bertahun-tahun, menambahkan lima rute baru dan 28 penerbangan mingguan ke jadwal internasionalnya. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat kehadiran maskapai ini di salah satu pasar penerbangan paling penting di dunia.

Memperluas Gerbang ke Abu Dhabi

Berdasarkan layanan hariannya ke Beijing, Etihad kini akan menghubungkan Bandara Internasional Zayed ke beberapa pusat ekonomi utama Tiongkok. Destinasi baru tersebut antara lain:

  • Shanghai (Pudong)
  • Guangzhou
  • Chengdu
  • Hangzhou
  • Shenzhen

Seluruh layanan baru akan dioperasikan menggunakan Boeing 787-9 Dreamliners, pilihan armada yang menawarkan efisiensi dan kenyamanan penumpang yang diperlukan untuk perjalanan jarak jauh lintas benua.

Kemitraan Strategis dan Konteks Pasar

Perluasan ini bukanlah upaya tunggal; ini adalah komponen utama dari usaha patungan Etihad dengan China Eastern Airlines. Berdasarkan perjanjian ini, China Eastern akan menyediakan layanan timbal balik yang menghubungkan Shanghai, Kunming, dan Xi’an ke Uni Emirat Arab.

Kemitraan ini penting karena beberapa alasan:
1. Sinergi Jaringan: Dengan menghubungkan Abu Dhabi dengan hub utama Tiongkok, Etihad memposisikan UEA sebagai pintu gerbang utama antara Tiongkok dan pasar di Barat dan Afrika.
2. Pemulihan Pasca-Pandemi: Langkah ini dilakukan ketika maskapai penerbangan global—khususnya maskapai penerbangan di Teluk, Asia, dan Eropa—bersaing untuk memenuhi lonjakan permintaan menyusul dibukanya kembali sektor penerbangan Tiongkok.
3. Konektivitas Ekonomi: Kota-kota terpilih (seperti Shenzhen dan Guangzhou) merupakan pusat perdagangan dan teknologi yang penting, sehingga memastikan tingginya permintaan untuk perjalanan bisnis dan rekreasi.

“Tiongkok adalah pilar utama pertumbuhan jaringan kami,” kata CEO Etihad Antonoaldo Neves, menyoroti komitmen jangka panjang maskapai ini terhadap wilayah tersebut.

Mengapa Ini Penting

Pengumuman ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri penerbangan: perlombaan untuk membangun kembali dominasi di pasar Tiongkok. Seiring dengan berkurangnya pembatasan perjalanan, persaingan untuk mendapatkan dominasi “hub-and-spoke”—di mana maskapai penerbangan menggunakan lokasi pusat seperti Abu Dhabi untuk menyalurkan penumpang melintasi benua—meningkat. Ekspansi agresif Etihad menunjukkan keyakinan bahwa pemulihan perjalanan keluar negeri Tiongkok bukan hanya lonjakan sementara, namun merupakan pendorong berkelanjutan pertumbuhan penerbangan global.